ASET, KOTA SUNGAI PENUH RUGI, KERINCI HARAP MENGERTI

Oleh : Indra Mustika, S.Sy Dalam sebuah berita TribunJambi.com yang melansir keterangan dari Kepada Biro Pemerintahan dan...

Oleh : Indra Mustika, S.Sy
Dalam sebuah berita TribunJambi.com yang melansir keterangan dari Kepada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Propinsi Jambi Rahmat hidayat mengatakan, dari pihak Kabupaten Kerinci masih keberatan dalam hal penyerahan tiga asset kantor yang sebelumnya ditempati.
Sudah lama persoalan asset Kota Sungai Penuh sejak di mekarkan pada tahun 2008 hingga kini persoalan asset belum selesai, walau telah menjadi hasil kesepakatan bersama sejak pemekaran, karena dia memiliki konsekuensi sebagai daerah pemekaran, segala sesuatu yang berada di daerah Kota Sungai Penuh baik perkantoran pemerintahan maupun fasilitas yang di pakai oleh kabupaten harus menjadi hak Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam mekanisme birokrasi mesti Pemerintahan Kabupaten Kerinci tidak perlu ada alasan lagi untuk tidak menyerahkan asset yang ditempatinya, ada ketegasan dari Bupati Kerinci dalam hal ini, kenapa masalah asset hampir “menyamai” masalah kemiskinan?
Jika persoalan asset saja sulit di musyawarahkan di kedua belah Pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintahan Daerah Kabupaten Kerinci, bagaimana soliditas kerja membangun daerah yang pada dasarnya memilik asal historis yang sama dan beranjak pada titik tumpu yang sama, yakni Percepatan pembangunan daerah baik sektor ekonomi, politik, budaya, dan keadilan social. Karenanya kesadaran Tokoh-tokoh Kerinci bergerak satu untuk pemekaran daerah.

Sudah berapa tahun asset ini menjadi urusan penting yang menguras energy pemerintah, bisa saja kita merasa purbasangka bahwa kerja untuk rakyat di kurangi oleh energy pikiran terhadap asset yang belum kunjung selesai, ada beberapa “kerugian” yang bisa kita hitung baik tenaga, waktu yang tersita mesti bisa selesai dalam 5 tahun setelah pemekaran. 

DAMPAK!
------------------------------
Tentu akan memiliki asumsi pikiran terkait implikasi dari ekonomi selain soal recehan politik kekuasaan. Dalam berita media online yang dimuat dalam Andalasnews.com Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Fajran, S.P, M.Si mengatakan 
Saya meminta kepada Pemerintahan Kabupaten untuk segera tanggap dan serius dalam mengurusi hal ini karena sudah berlarut-larut, dan akibatnya Pemerintah Kota Sungai Penuh harus mengontrak tempat untuk dinas-dinasnya sebanyak lebih dari tujuh puluh persen”.

Jika keterangan Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ini benar terjadi, maka terlalu banyak kerugian yang di keluarkan. Seharusnya dana untuk kontrak kantor instansi bisa di arahkan untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat Kota Sungai Penuh terpaksa harus dikurangi anggaran demi menyewa tempat perkantoran. Bisa kita banyangkan jika 70 % lebih perkantoran Pemerintahan Kota Sungai Penuh adalah mengontrak, berada biaya pertahun, jika kita akumulasi sejak pemekaran sungguh telah banyak kerugian Kota Sungai Penuh. Implikasi terhadap sektor ekonomi akan berdampak. 

BUPATI KERINCI SUDAH SAATNYA PERGI DARI KOTA SUNGAI PENUH.

Pergi dari Kota Sungai Penuh adalah jalan terbaik untuk memusatkan pikiran dalam pembangunan daerah dalam hal ini Pemerintahan Kabupaten Kerinci yang masih berkantor di Wilayah Kota Sungai Penuh. Karena posisi rumah dinas dan juga perkantoran punya pengarus secara sosio-politik, dimana posisi memiliki dampak terhadap penyerapan aspirasi rakyat setempat, jika perkantorannya di Daerah lain, kan lucu. Jangan tambah 'melucu' dengan enggan bahkan punya alasan untuk tetap tinggal di Kota Sungai Penuh.

HARMONI DAN SINERGI
--------------------------------------

Kita memiliki potensi menjadi daerah maju, dengan wilayah agraria, serta pertumbuhan kualitas manusia, pada setiap kampus melahirkan sarjana andal yang siap bersaing pada era industry 4.0, dengan segala Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam kita optimis dua Daerah hasil pemekaran bisa berkerjasama dalam pemajuan dan memakmurkan rakyatnya. 

Bersinergi dalam merancang visi masa depan daerah, menciptakan karya anak muda dalam peradaban baru, hingga menciptakan kerjasama dalam politik kultural dan politik komunal.

Posisi yang sangat mungkin menentukan posisi Politik menjadi penting persatuan Kerinci dan Kota Sungai Penuh ada. Namun jika ego kekuasaan bisa dihilangkan dalam kesementaraan demi persatuan dan kebersamaan.

Penulis :
Indra Mustika, S.Sy
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Sungai Penuh
Name

Grafis,2,Headline,517,jejak,6,Kolom,80,Terkini,494,Tokoh,5,Video,26,Wirausaha,4,Wisata,6,
ltr
item
Gentala Jambi: ASET, KOTA SUNGAI PENUH RUGI, KERINCI HARAP MENGERTI
ASET, KOTA SUNGAI PENUH RUGI, KERINCI HARAP MENGERTI
https://lh3.googleusercontent.com/-vDrVlxoYJ28/XhCezh5tAwI/AAAAAAAABLA/g_w41BKdWLUZP_LmIE_CM-Z2VmT4UP5TwCLcBGAsYHQ/s1600/1578147528782189-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-vDrVlxoYJ28/XhCezh5tAwI/AAAAAAAABLA/g_w41BKdWLUZP_LmIE_CM-Z2VmT4UP5TwCLcBGAsYHQ/s72-c/1578147528782189-0.png
Gentala Jambi
https://www.gentala.id/2020/01/aset-kota-sungai-penuh-rugi-kerinci.html
https://www.gentala.id/
https://www.gentala.id/
https://www.gentala.id/2020/01/aset-kota-sungai-penuh-rugi-kerinci.html
true
8731269479639335939
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy